NataBisnis · Klinik Profit
Kami konsultan sistem operasional, bukan penyedia aplikasi.
NataBisnis bekerja dengan perusahaan yang lelah bergantung pada satu orang, satu kebiasaan, atau satu aplikasi yang gagal dipakai tim.
Banyak usaha, sedikit yang naik kelas
±65 juta
UMKM di Indonesia
99,5% usaha mikro.
±250 ribu
Kecil dan menengah
Kecil ±200 ribu, menengah ±50 ribu.
80%
Masih informal
Digitalisasi baru sebatas transaksi.
Konsultan umum
Menasihati, tidak mengerjakan.
Software house
Membangun aplikasi, tidak membenahi cara kerja.
Pelatihan
Datang sekali, hasil tidak dikawal.
NataBisnis
Memeriksa, merancang, mengerjakan, ikut mengelola.
Sumber: investortrust.id; Perbanas via kabarbursa.com.
Cara kami bekerja
Setiap keterlibatan mengikuti Metode NATA — Navigasi, Anjuran, Tindakan, Afiliasi. Kami tidak memasang apa pun sebelum Blueprint Sistem disepakati tertulis, dan tidak menganggap proyek selesai sebelum tim benar-benar memakai sistemnya.
Tim

Wening Damayanti
Chief Executive Officer
Latar belakang: Hotel General Manager, Hospitality Consultant, Public Speaker & Profesional Trainer
Fokus: Management, Operational Coach & Branding Development

Harri Yudho Prasetio
Chief Marketing Officer
Latar belakang: Konsultan Desa Wisata, Business Development Specialist, Financial Advisor
Fokus: Marketing & Business Development

Arnold Tumewu
Chief Product Officer
Latar belakang: IT Architect, AI Enthusiast, System Developer
Fokus: Company System Developer and Maintenance

Nuru Bahrudin
Komisaris Utama
Latar belakang: Entrepreneur, Business Advisor, Business Owner, Technical Oil Expertise
Fokus: Business Consultant
NataBisnis adalah bagian dari Nata Group, dinaungi secara hukum oleh PT Natadesa Bangun Negeri.
Kerangka keahlian lintas sektor
Pendidikan, kesehatan, pariwisata, F&B, dan perdagangan — masing-masing sektor punya pola kegagalan operasional yang khas, dan kami membawa kerangka sistem yang sudah teruji untuk masing-masingnya.
Kantor
Head Office
House of Dolan Indonesia (Lantai 1)
Jl. Sidoluhur No.59, Laweyan, Surakarta